August 2, 2019

OJT Selesai, Dikasih Kesempatan ke Luar Jawa


Hai teman-teman! Pukul 1:55 pagi hari, mataku masih terbuka lebar, belum ingin tidur.
Postingan ini jadi sebuah tanda bahwa Sarah Mustika telah gagal menjalankan niat untuk mendokumentasikan kegiatan OJT setiap harinya. Ternyata cuma berhenti di hari ke-13. Payah ah, Cha! Ya maaf ya, rupanya niat & tekadnya kurang kuat.


Di sini aku mau cerita bahwa tepat di tanggal 31 Juli lalu, OJT GPTP 9 resmi dinyatakan selesai. Rangkaian perekrutan pun sudah setengah jalan. Setelah ini, kami akan masuk ke tahap selanjutnya yaitu Karyawan Dalam Masa Percobaan (KDMP) selama kurang lebih 3 bulan.

Memasuki masa KDMP, kami dipindah ke lokasi baru yang tersebar ke seluruh Indonesia. Tapi sebelum cerita lebih lanjut tentang pembagian penempatan ini, aku mau share beberapa dokumentasi hari terakhir OJT kemarin di Subang & Karawang. Ini dia~





Sayangnya, kakandatel Subang sekarang lagi dirawat di RS di Bandung. Aku, Rara, & Faza jadi ngga sempat berpamitan secara langsung :( Pak Ade kakandatel kami ini orangnya baiiik banget, dan selalu mau membantu dan memfasilitasi kami bertiga selama di Subang. Terima kasih banyak, Pak Ade ^^

SK Penempatan yang Gila-Gilaan

Kemarin, seluruh GPTP 9 dikomando untuk hadir di Graha Merah Putih Telkom Japati Bandung lantai 8 pukul 06:30 pagi. Di sebuah aula besar, kami dikumpulkan untuk akhirnya dapat pengumuman penempatan selanjutnya. Penempatan kali ini berarti banget untuk kami, karena ini bukan hanya untuk 1-2 bulan aja, tapi bisa jadi sampai bertahun-tahun ke depan. Penempatan ini juga akan menentukan 'strategi' kami dalam menapaki karir di perusahaan ini.

Setelah pembagian polo shirt & kartu pegawai lalu serangkaian gladi resik, pukul 13:30 tibalah kami di acara inti hari itu; pembagian SK KDMP. Tempat duduk kami sudah diatur menurut abjad. Dimulai dari abjad terdepan, satu persatu peserta maju ke panggung untuk diserahi surat keterangan pemindahan kami. Yang namanya inisial S mah bersabar aja dan dapat jatah 'deg-degan' lebih lama dari abjad-abjad sebelumnya.

Selama menunggu giliran, aku sempat jaw dropped berkali-kali mendengar teman-temanku yang ditempatkan di wilayah-wilayah yang tak terkira. Misal, Sorong, Jayapura, Gorontalo, Aceh, Palangkaraya, Batulicin, dan lainnya. Pasti berat untuk sebagian dari mereka menerima keputusan itu. Ngga sedikit yang turun dari panggung dengan muka lesu, tapi tetap usaha untuk stay calm. Aku salut sama kaliaaan!

Makin dekat ke giliranku, kaki rasanya makin lemes, badan ga bisa henti gerak-gerak, bahkan tanganku yang biasanya always warm tadi jadi dingin. Haha. Feeling-ku untuk hal-hal yang mengandalkan luck semacam ini selalu jelek deh. Dan benar aja...

"Sarah Mustika Putri Adhitya, Telkom Regional 1, Pekanbaru."
Lalu aku jalan agak blank ke panggung, terima SK, lalu menjabat tangan ke senior leaders yang ada. Salah satu senior leader sempat nanya pas kami berjabat,

"Dapat di mana?"
"Pekanbaru, Pak"
"Ooh, memang orang mana?"
"Jogja, Pak. Ehe.."
Agak kaget beliau.

Pekanbaru. Riau. Sumatera. Aku bahkan belum pernah sama sekali menginjak pulau Sumatera. Lalu setelah ini I will spend years there. Hahahahahakaget, pasti.

Awalnya aku gak sedih ya, pure kaget aja, karena jauh. Tapi setelah pelukan sama Wilda, tiba-tiba tangisanku pecah hahahaduhmalu. Aku nangis bukan karena membayangkan yang engga-engga terhadap Pekanbaru. Aku sih yakin kota ini lebih maju dari tempat OJTku di Subang, cuma jaraknya itu loh, jauuuuh. Lebih dekat ke Singapura & Malaysia daripada ke ibukota negara sendiri. Selain itu, Pekanbaru itu kan panas ya. Panas banget malah kata orang-orang, sedangkan aku tuh pecinta hawa dingin banget. Itu yang agak sad :")) Tapi not a big deal lah~

Setelah menenangkan diri sedikit, aku langsung telpon mamah. Aku bilang kalau dapat penempatan Pekanbaru. Aku tau mamah kaget, aku juga sempat nangis lagi pas telepon (hehe), tapi mamah selalu bisa bikin aku merasa tenang dan bahkan beruntung dapat di sana. Dan, yes, sampai saat ini aku merasa beruntung dapat di Pekanbaru. Betulan ini.

Faza di Jakarta Barat, Aku di Pekanbaru, Rara di Jambi
Sama Fufu yang balik lagi ke tempat OJT-nya

Aku udah mikir kalau harus menyempatkan ke Singapura pas liburan. Atau Batam deh. Harus dong, mumpung dekat kan~ Hehe. Atau ke Padang, atau Medan sekalian :D Pokoknya kalau dicari, pasti ada hal baik di tempatku nanti. Baik itu yang sifatnya leisure atau yang berhubungan sama akselerasi karir. Yakin deh. Di manapun tempatnya, pasti ada hikmahnya.


Skenario Allah 1:0 Skenario Diri

Aku setuju banget dengan ungkapan "Manusia hanya bisa berencana, sisanya Tuhan yang berkehendak". Betul banget. Ketika kita punya perencanaan, atau impian, seindah apapun, tapi kalau itu ngga terkabul pasti ada hal yang sebetulnya lebih baik untuk kita. Kan dibilangnya begini,
"Allah itu menjawab doa kita dalam 3 hal, 1) Ya, 2) Tidak sekarang, 3) Aku punya yang lebih baik untukmu".
Di masa-masa seperti ini kemampuan husnuzan kepada Allah teruji banget.
Selain itu, jangan pernah merasa jadi orang paling nelangsa di muka bumi. Ketika yang kita alami ngga sesuai ekspektasi pasti nyesek rasanya. Pasti itu. Tapi, bukan berarti hanya kamu yang menyedihkan di dunia ini, lihat lebih dekat ke sekitar kita, pasti ada celah untuk disyukuri.

Skenario Allah bukan skenario trial and error yang bisa jadi gagal di tengah jalan. Kalau kita mau menerima dengan besar hati, apapun yang kita dapat pasti adalah hal baik. Jalani dengan ikhlas yaa, teman-teman semua. Kalau mungkin di antara kalian ada yang merasa "deserve better", then go show up and prove it. Be the better version of ourselves, di manapun kita berada ^^

No comments:

Post a Comment