July 3, 2019

Day 3: Apel DOW Perdana & Pujasera

Hari ketiga OJT di Kandatel Subang.
Pagi ini kami sampai di kantor sekitar pukul 7:44. Aku & Rara nemenin Faza untuk cek calon kamar kos dia yang letaknya pas banget di belakang kantor. Moga cocok deh buat tu anak.

Hari ketiga ini kegiatan kami ngga padat, lebih banyak menyicil laporan akhir & diskusi bertiga aja. Walaupun gitu, di hari ini kami menjalani apel DOW pertama, dan aku bakal memperkenalkan tempat di Subang yang namanya Pujasera.




Apel DOW Perdana


Pukul 8:00 kami dipersilakan kakandatel kami, Pak Ade, untuk turut apel rutin mingguan. Apel ini namanya Apel Disiplin Operasi Warrior (DOW), dan diselenggarakan setiap hari Rabu pagi. Di apel ini, biasanya kakandatel memberikan pengarahan kepada segenap kru yang bertugas, bisa juga memberikan apresiasi, atau agenda khusus misalnya memperkenalkan 3 anak piyik OJT seperti tadi pagi. Hehe.

Aku, Rara, dan Faza saat dikenalkan kepada segenap kru Datel Subang
Selesai apel, kami menyalami kru satu persatu
Harussss foto bareng ^^

Setelah apel, kami bertiga diberi pengarahan & penjelasan dari Pak Ade perihal hasil rapat 'Pit Stop' yang lalu. Hasil dari pengarahan ini diharapkan bisa jadi 'stimulan' kami dalam menyusun laporan akhir OJT. Yah...walaupun masih tergolong clueless sampai sekarang, tapi dikit-dikit cahayanya mulai terlihat lah. Haha.


Pujasera Tempat Segalanya


Jam makan siang datang, aku, Rara, dan Faza yang dari sejam lalu udah mikir pengen makan apa masih tetap bingung. Akhirnya kami putuskan untuk ke Pujasera. Tempat apasi itu? Pujasera ini adalah singkatan dari Pusat Belanja Serba Ada. Pujasera ini kawasan di Kabupaten Subang, tepatnya di sepanjang Jalan Jenderal Achmad Yani. Maaf fotonya menyusul ya. Adanya malah foto ala-ala doang.


Konsisten dengan namanya, di Pujasera ini memang serba ada. Kamu cari apa aja juga ada. Kecuali mikrofon pelunas utang. Di sana ngga ada mikrofon pelunas utang. Dari mulai pakaian, emas permata, sembako, elektronik, semuanya ada. Sampai tukang duplikat kunci juga ada, makanya kami bertiga tadi sekalian bikin duplikat kunci kosan~

Setelah duplikat kunci ditambah foto tipis-tipis, kami jalan di trotoarnya untuk cari tempat makan siang. Berhentilah kami di satu gerobak Nasi Timbel yang kayaknya meyakinkan. Pesen deh kami. Nasi Timbel ini sampai sekarang jadi pertanyaanku, kenapa dia namanya Timbel? Apakah dia lagunya Pitbull & Ke$ha versi cadel? Oke gak lucu. Tapi beneran deh, apa itu Timbel? Kalau dari yang aku perhatikan, yang jadi cirinya Nasi Timbel itu nasinya dibungkus daun pisang, tapi trus kenapa gitu kalau dibungkus daun pisang? Nasi kucing juga dibungkus daun pisang. Lalu kenapa jadi namanya Timbel? Nasi TIM pake samBEL? Hah capek gue mikirin si nasi timbel ini (lah sokap nyuruh lau mikirin ni nasi sih) ya bener sih...

Okedeh sebetulnya itu gak perlu dipikir-pikir amat guys.

It's going down, I'm yelling Timbeeeel~
Selesai makan, Rara bikin rekening ke Bank Mandeeree, aku sama Faza balik ke kantor. Di kantor, kami lanjut baca-baca materi dari Pak Ade sambil mulai merancang masa depan laporan akhir kami.

Hari ketiga OJT kami ini ngga padat kayak kemarin-kemarin sih. Semoga besok lebih seru lagi & lebih banyak faedahnya yah :)))

Baca cerita hari keempat kami di sini!

No comments:

Post a Comment