June 2, 2019

GPTP IX Dibina dan Ditempa

"Belok kiri lari maju! Jalan!"
"Telkom!"

Lalu satu pleton siswi putri berlari dari barak ke ruang makan untuk persiapan makan sahur. Sahur terakhir kami di Pusdikhub.

Pleton 4B pasca lomba PBB ke-2

Hari itu adalah hari terakhir untuk aku bersama 199 peserta Great People Trainee Program (GPTP) IX lainnya berada di Pusat Pendidikan Perhubungan (Pusdikhub) Cimahi. Kami udah berada di sini sejak kurang lebih 36 hari lalu, menjalani pembinaan mental (bintal) bareng-bareng. Rasanya campur aduk untuk tahu bahwa semua hal-hal habitual kami akan berakhir hari ini juga. Seneng? Pastinya. Dari berhari-hari sebelumnya aku udah menyusun wish-list berisi hal-hal yang akan aku lakukan begitu kegiatan ini selesai. Avengers: End Game ada di urutan pertama.

Di depan bivak pas survival

Aku bohong kalau bilang bahwa aku ngga merasa sedih sama sekali. Ada rasa kehilangan untuk tahu bahwa kegiatan ini akan segera selesai. Aku ngga akan menjumpai barak tempatku tidur lagi, lapangan chigra, aspal mako yang nyakitin, lapangan basket, masjid super nyaman, tahu kuning menu andalan, push-up jam ganjil, dan banyak hal khas Pusdikhub lainnya.

Ciwi-ciwi 4B
Melihat 36 hari ke belakang, aku kagum dan bangga sama 200 orang di sini. Kalian keren. Kita semua keren. Progres yang kita bikin adalah hasil dari kerja keras gila-gilaan mulai dari orientasi lingkungan, survival, inaugurasi, team work building, nahan ngantuk di kelas, oraum, lomba PBB, malam targas, sampai akhirnya demonstrasi. Yah, selalu ada 1-2 orang yang jadi kerikil dalam sepatu (haha), tapi itu ngga mengeliminasi pencapaian baik kita.



Pleton 4B


Di bintal ini, aku masuk ke pleton 4B. Pleton urutan 8 dari 8 haha. Awalnya sebetulnya aku masuk pleton 2B, tapi karena satu dan lain hal, aku dipindah ke 4B. 4B itu hampir selalu dapat giliran terakhir untuk apapun. Baris paling belakang, jalan paling belakang, dibagiin sesuatu paling akhir. Tapi karena hal itu, kami jadi punya banyak waktu menunggu, dan itu artinya kami punya banyak waktu ngobrol. Dari situ, bonding kami (menurutku) jadi cukup bagus.

Pleton 4B pasca demonstrasi. If you see the only girl with army mask, that's me =.=
Pleton 4B ini isinya 25 orang dari berbagai daerah. Ada dari Jogja, Medan, Lampung, Bali, Toraja, Jakarta, Malang, Magelang, Kalimantan, dan banyak lainnya. Pribadinya pun macem-macem tapi somehow kami nyambung-nyambung aja. Di dalamnya pun nggak ada 'forum dalam forum' haha. Santuy mantuy anak-anaknya. Kami diasuh oleh 1 orang danton yaitu Pelatih Setiawan, dan 1 orang baton yaitu Pelatih Taufik. Kalau pleton kami dibilang petakilan dan gak bisa serius, rasanya mereka lah alasan utamanya :))

Momen terbaik bareng 4B menurutku ada dua. Yang pertama, waktu kami dapat peringkat 2 saat lomba PBB pertama. Itu herannya sampai ke ubun-ubun. Kami satu pleton udah menyiapkan fisik dan mental untuk jadi urutan terakhir dan bawa bendera tengkorak selama seminggu penuh, ikhlas lillahi ta'ala ceunah. Tapi kemudian pengumuman pemenang berkata lain. Rasanya saat itu kami jauh lebih bahagia daripada pleton yang dinobatkan jadi juara pertama. Hahaha.

Pleton 4B persiapan lomba PBB pertama

Pleton 4B bonding sama kolam ikan
Momen terbaik selanjutnya, tidak lain tidak bukan, adalah pas kami satu pleton dihukum masuk ke kolam. Karena suatu hal yang agak boncos, kami disuruh Pasiops kami untuk merayap di lapangan basket. Ngga berhenti di situ, kami seluruhnya dikomando untuk tiarap di kolam ikan super amis sebelah masjid :))) Bukan perkara amisnya sih, tapi malunya ke pleton lain yang saat itu lagi siap-siap melaksanakan ibadah. Haduuuh 4B ini ada-ada aja. Mana itu 2 hari menjelang penutupan, masih aja bikin masalah :))) Tapi sekarang kalau diingat-ingat cuma bikin ketawa~



Tukang Coba-Coba


Di Pusdikhub ada banyak banget kegiatan, baik yang baru aku temui kayak mountaineering, sampai yang umum kayak kegiatan olah raga. Di sana semua siswa didukung untuk aktif ikut kegiatan yang kita pengen. Tanpa banyak babibu, aku ikutin aja apa yang kira-kira seru. Mumpung ada fasilitas & kesempatan, kan? Haha.

Me, foto bareng Pelatih Aris, komandan latihan di bintal kali ini
Aku sempat ikut tim tari untuk inaugurasi. Dasarnya emang demen tampil kali ya aku mah, jadi seneng aja ngelakuinnya. Walau latihannya menguras fisik dan batin (haha) tapi overall senanggg. Lalu dengan mengherankannya, aku jadi komandan pleton (danton) pas lomba PBB pertama. Sarah Mustika, zero experience in PBB, tiba-tiba jadi danton. Hahaha. Tapi alhamdulillah berhasil. Berhasil nambahin julukan "Pleton Bagong" buat 4B :)

Lanjut pas di hari olah raga umum (oraum), aku maju jadi perwakilan tenis meja & voli buat pleton 4B. Itu juga 2 hal yang aku ngga akrab sama sekali. Tenis meja seumur hidup aku cuma pernah main 1x yang beneran. Voli lebih parah lagi, aku sebatas ikut pelajaran olah raga di sekolah aja. Gak cukup di situ, aku juga sempat masuk tim basket untuk setengah pertandingan. Tapi yah namanya mumpung ada kesempatan, coba aja semuanya. Kapan lagi coba aku bakal main olah raga-olah raga itu? :))

Lalu tiba hari pembentukan tim demonstrasi. Ketika aku bilang demonstrasi, tolong jangan dibayangkan kami akan ke gedung DPR bawa toa sambil nyanyi Buruh Tani, ya! Demonstrasi ini tuh semacam ajang unjuk gigi GPTP IX membawakan beberapa bidang 'ekstrakurikuler' di hari penutupan bintal. Ekstrakurikulernya terbagi jadi: PBB koloni bersenjata, Bela Diri Militer (BDM), Mountaineering, Tari, dan Yel-yel. Tebak aku masuk mana? Bela Diri Militer \m/ Bermodalkan 1 bulan ikutan muaythai di MicroAd, aku nekad aja join ke tim BDM. Hasilnya? Aku berhasil mecahin genteng pakai kepala pokoknya. Keren dah!

Bintal has done!!! Me holding my certificate after demonstration.
Bintal diakhiri dengan pembagian sertifikat individu dan foto 1 batalyon. Setelah itu kami mobilisasi ke Telkom Corporate University lagi.

Setelah ini masih banyak agenda yang menunggu untuk dituntaskan. Aku itu tipe perencana, biasanya aku udah tau kira-kira hidupku akan seperti apa kedepannya. Tapi untuk sekarang rasanya ngga bisa demikian. All I gotta do is to do the schedule. There are so much uncertainty in the future. Agak insecure jadinya, tapi yah lakukan yang terbaik aja lah ya?


Ucapan Terima Kasih


Terima kasih untuk seluruh jajaran Pusdikhub Cimahi, khususnya jajaran Pelatih, Pembina, dan Gumil Bintal GPTP IX 22 April - 28 Mei 2019. Khususnya (lagi) untuk Pelatih Setiawan & Pelatih Taufiq. Terima kasih atas semua pelajaran & pengalaman & lagu yang sudah diberikan ke kami. Semoga kami mampu mencapai hasil sesuai yang kalian harapkan. Semoga Pusdikhub jaya selalu. Aamiin ^^

Terima kasih anak-anak 4B seluruhnya, tanpa terkecuali. Terima kasih udah jadi pleton yang asik banget, yang terbuka, yang saling koreksi dan menyayangi satu sama lain. Walaupun setelah ini kita terpisah-pisah, semoga silaturahminya ngga terputus ya #anjass. Good luck untuk journey selanjutnya. Jangan lupa bawa oleh-oleh yaa pas balik ke Corpu ;)

No comments:

Post a Comment