November 3, 2014

Produktif mumpung Masih Usia Produktif

Tadi pagi di kelas Pengantar Jurnalisme, Mas Hasyim, dosenku--well yes dosen-dosen di FISIP UI semua dipanggil Mas/Mbak no matter how old they are--sempat melontarkan sebuah pertanyaan,
"Di Indonesia usia produktif itu berapa?"
Mayoritas kelas menjawab 15 sampai 64 tahun, dan memang benar itu jawabannya, setidaknya menurut Data Statistik Indonesia.
Dari situ pikiranku seakan tertohok. Wey... Usiaku 19 tahun yang berarti aku sudah sangat memasuki usia produktif Negara Kesatuan Republik Indonesia. Produktif. PRODUKTIF. P R O D U K T I F .
.
.
.
.
.
PRODUKTIF.
.
Sudah produktif kah kamu, Sarah Mustika Putri Adhitya?
.
.
.
Well, pasti ada alasan mengapa usia tersebut dikatakan Produktif, bukan Konsumtif atau Distributif. Negara ini mengharapkan para penduduk dengan rentang usia tersebut untuk 'beraksi', 'melakukan sesuatu', lebih-lebih 'mengHASILkan sesuatu'.

Usia kamu berapa? 19? 20? 25? Kepala tiga? Atau lebih? Renungkan deh, di rentang usia produktif ini, seberapa produktifkah kamu? Atau ironisnya, seberapa konsumtifkah dirimu?

Belum terlambat untuk memulai era produktif dan meninggalkan era konsumtifmu--mungkin bukan meninggalkan, lebih tepatnya mempersiapkan. Bayangkan kamu bisa memaksimalkan usia produktifmu ini, hingga pada akhir rentang usia itu kamu punya segalanya untuk mulai jadi konsumtif.
Selama belum melewati rentang itu rasanya belum terlambat untuk jadi produktif.
pict source: pinterest.com

My Productivity Today
Sekarang aku adalah seorang mahasiswi Ilmu Komunikasi yang berharap tidak lebih dari 2,5 tahun lagi lulus.
Sekarang aku adalah seorang color guard di marching band kampus yang latihan 4 kali seminggu dan berharap jadi juara di kejuaraan akhir tahun nanti.
Sekarang aku adalah seorang anggota badan pers fakultas yang aktif mengurus persoalan media partner setidaknya hingga akhir kepengurusan Desember nanti.
Sekarang aku adalah seorang staff divisi administrasi acara kampus yang well, bisa dibilang bertaraf nasional, yang sedang hecticnya mengurus berbagai surat.

Semoga ini tidak hanya biasku tapi sepertinya aku sudah mulai produktif. Tapi ini masih dangkal. Aku ingin produktif, tak hanya untuk diri sendiri, tapi juga orang-orang yang ku sayangi, lebih-lebih untuk masyarakat banyak. Aamiin.
"Twenty years from now you will be more disappointed by things you didn't do than by things you did do, so throw off the bowlines, sail away from safe harbor, catch the trade winds in your sails. Explore, Dreams, Discover."----Mark Twain 
Be productive, productive people!!

2 comments: