August 17, 2012

HUT RI ke-67. Merdekanya Saya!


17 Agustus 2012 | Pukul 20.55 WIB saat saya mulai menulis.

Assalamu’alaykum Wr. Wb.
Dirgahayu Indonesia yang ke-67! Umurmu masih dua digit. Perjalananmu masih panjang. Maklum saja kalau masih berkembang, tetapi majulah secepatnya.

Hari ini benar-benar menyenangkan. Ada apa? Karena hari ini saya melakukan banyak hal, hingga saya kecapekan, itu artinya hari ini produktif bagi saya. Alhamdulillah! Pertama, saya harus dating ke sekolah sebelum pukul 07.30 WIB karena ada upacara peringatan HUT RI di sekolah. Setelah itu, pukul 09.00, saya bersama bintang, lala, venta, dan arnest pergi ke Gedung Agung untuk menyaksikan upacara HUT RI. Sebenarnya tujuan kami adalah melihat PC69 bertugas di pengibaran –kalau saya, terkhusus melihat Oscar- hahaha. Setelah bendera merah-putih berkibar di Gedung Agung, saya dan bintang pergi ke Balai Kota. Disana kami hanya melihat sesi foto para Paskibraka. Tapi itu cukup menyenangkan mengingat Bintang ingin menjadi seorang Paskibraka kelak. Hmm, saya doakan yang terbaik untuk kamu, Tang!

Hari ini tidak hanya sampai situ. Pukul 11.00 saya dan bintang pulang. Sesampainya di rumah saya hanya bias leren sejenak karena harus segera kembali ke sekolah. Saya bersama beberapa sie acara harus pergi ke GOR AAU Adisucipto untuk memantau tugas anak-anak kelas X. Wuih, cuaca tadi siang betul-betul panas, Alhamdulillah, saya sedang masa tidak berpuasa. Sekitar pukul 15.00 saya dan teman-teman kembali ke rumah masing-masing. Tetapi di tengah jalan, saya terpikir untuk mampir ke Jolie. Saya ingin membeli sepasang flat shoes baru karena milik saya sekarang sudah butut istilahnya. Saya pun mampir sebentar, tetapi saya tidak jadi membeli apa-apa karena belum sreg dengan pilihan sepatu di sana.

Di tengah-tengah ‘belanja mata’ saya, tiba-tiba Abi menelpon. Abi meminta saya untuk menjemputnya di stasiun. Karena saya hanya membawa helm satu, maka saya harus mengambil helm ke rumah kemudian pergi lagi ke stasiun. Huaaah, jarang-jarang juga saya seharian bepergian seperti ini, jadi saya menikmatinya. Sepulang dari stasiun, jam menunjukkan pukul 16.45. Sesampainya di rumah, saya mengajak Abi untuk ngabuburit, yaa sekadar mencari jajanan.  Saya dan Abi pun pergi sampai sekitar pukul 17.30. Selebihnya, saya habiskan di rumah.

Alhamdulillah, Alhamdulillah masih bisa melakukan segala aktivitas dengan lancar tanpa halangan. Betul-betul kemurahan Allah SWT. Inilah merdekanya manusia yang sebenar-benarnya.
Wassalamu’alaykum Wr. Wb.

No comments:

Post a Comment