December 28, 2010

Sebuah Keberuntungan Relatif

Intro: bersyukurlah kalian yang punya keluarga lengkap, dari kalian lahir sampe sekarang :) akhir2 ini aku sering merenung, hmm, gak biasanya.


Liburan semester hampir habis, dan aku belom ngerasain liburan yg sebenernya SAMA SEKALI. But it's okay, holiday isn't everything, rite?
Di timeline twitter penuh sama tweet orang2 yang liburan sama keluarganya. ada yang ke Jakarta, Bali, luar negeri juga ada. Aku si-tukang-mantengin-TL cuma bisa gondok di depan monitor/laptop, nelen ludah, sampe ngeces malah (nggak deng)
Seneng ya.....

Tapi sebenernya topik utama post ini (niatnya) bukan itu :B
Sesuai sama intro di atas, as you know (maybe most of you haven't know it), mama & papa kandungku cerai sejak aku masih kecil. dan akhir2 ini aku sering ... uhm ... k..k..*tiba2 gagap* kangen sama papaku itu :B
Sebenernya bukan kangen sama seorang bernama A** S****** itu, tapi kangen sama sosok papa, papa kandung.

Okay sekarang aku punya papa tiri, dua malah! Tapi itu gak cukup, aku pengen yang kandung! Yang asli! Yang bener2 papa biologisku! Tapi itu gak mungkin aku dapetin lagi...

Nyesek ya...
Tiap orang cuma punya satu mama kandung dan satu papa kandung sepanjang hidupnya, sampai kapanpun ya jatah kita cuma sepasang itu. Tapi aku udah kehilangan satu... KEHILANGAN? Nggak. Dia yang kehilangan aku, 3 saudaraku, dan juga mamahku!

Tapi aku gak mau gini lama2, aku yakin aku bisa ngeyakinin otakku, hatiku kalo aku bisa hidup tanpa sebuah sosok itu, sosok yang sebetulnya amat sangat penting bagi hidup seseorang. Ya, papa kandung...

Dibalik kekurangan itu masih selalu terselip sebuah kelebihan yang gaada tandingannya di dunia ini, yaitu betapa beruntungnya aku punya seorang mamah yang amat sangat hebat.

Dia bisa jadi aktris yang hebat, dengan selalu nyembunyiin kesedihannya di depan semua orang.
Dia bisa jadi orang yang paling berpengaruh di rumah, di duniaku, di hidupku.
Dia bisa jadi dokter yang paling hebat, dengan menyembuhkan sakit orang2 lain tanpa mempedulikan sakit yang dia punya.
My mom’s my everything, you bother/disturb her, bacoooook!

Jadi kalo salah satu dari kalian kehilangan seseorang yang menurut kalian itu sangat berarti, ingatlah, itu berarti Tuhan berkehendak kalau itu bukan orang terbaik untuk kalian.
Chau!

No comments:

Post a Comment